• Home
  • About
  • Contact
    • Category
    • Category
    • Category
  • Shop
  • Advertise
facebook instagram pinterest

Herz Story

Bismillahirahmanirahim



tulisan kali ini sudah lama ingin kutuangkan, pemikiran yang membutuhkan proses panjang karena kelabilan hati dan pikiran hehe..

Maaf aku menduakan Cintamu
Sadis sepertinya judul posting kali ini,
Tapi jangan salah paham, menduakan dikalimat ini bukan kepada manusia .. Lalu kepada siapa?
Jelas kepada Illahi Rabbi yang memang seharusnya jadi cinta nomer 1 kita ..

Kita diciptakan kedunia pada dasarnya sudah dengan takdir cinta segitiga, loh ?
yap, yaitu antara  Kita (pribadi) - Allah - Makhluk hidup . Tapi setelah kemudian sifat duniawi kita perlahan muncul dan bahkan menguasai , jadilah hanya 2 cinta yang ada di hati kita,
antara kita manusia dan makhluk hidup ciptaanNYA tanpa melibatkan Allah didalamnya,

Cinta dunia itu mulai tumbuh ke sesama makhluk hidup, bahkan ada yang cinta dengan benda mati.
Cinta antara kita dengan Orangtua, Anak, Keluarga, Sahabat/Teman, 
dan yang biasanya paling menggebu-gebu antara kita dengan pasangan hidup kita.

Ketika cinta pada sesama makhluk hidup tumbuh, 
kita sering kita lupa siapa yang menciptakan rasa cinta yang kita rasakan, 
sering lupa karena siapa kita bertemu orang-orang yang kita sayang, dan akhirnya cinta segitiga antara Kita (Pribadi) - Allah - Makhluk hidup terlupakan, yang ada hanya antara Kita (Pribadi) - Makhluk hidup.


Kemudian, Apa jadi nya saat manusia memulai cinta nya tanpa disertai Allah didalamnya?
Sepengetahuan ku yamg ada adalah rasa curiga dan kecewa,
Ingat pernyataan ku tentang kecewa kepada manusia?
'saat kita menyandarkan kepercayaan pada manusia, yang ada pasti kecewa'
Kita memang berikhtiar dengan mencintai dan menjaga manusia yang kita sayang , baik Orangtua , Anak, Keluarga, Sahabat/Teman atau Pasangan, 

tapi kemudian letakkan kepercayaanmu padaNYA..
Minta DIA menjaga mereka, tumbuhkan kembali rasa cintamu yang utama kepada SANG PENCIPTA, hingga cinta segitiga antara kita (Pribadi) - Allah - Makhluk hidup menjadikan hidupmu bahagia tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat kelak.

Intermezzo :
Someone said that Happiness is simple, 
and I said Happiness is when we have Patient and Gratitude in our live ..
So, can we build happiness with the simplicity that is covered by sense of patience and gratitude :) ?

Maaf aku menduakan cintamu dengan Allah, 
Semoga dengan itu Allah memberikanku sesorang yang juga MencintaiNYA untuk mencintai ku ^^

-Hilma Herzegovina-


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Bismillahirahmanirahim ..

posting dadakan karena mendapat banyak pelajaran berharga akhir-akhir ini ,
tak tau mengapa rasanya senang berbagi pengalaman-pengalaman hidup dalam bentuk tulisan
atau bahkan hanya sebuah ungkapan
semoga kebahagian mendapat karuniaNYA tak hanya aku rasakan seorang , tapi juga untuk kalian :)

Pernahkah kalian mencoba untuk menjadi orang ikhlas ?
aku yakin pasti setiap insan manusia yang baik ingin berbuat semua hal dengan niat ikhlas :)
tapi apa yang terjadi saat niat ikhlas tersebut jadi bayangan saat kita mendapat perbuatan yang menyakiti hati kita ?
masih tertanam kah keikhlasan itu ? masih mampu kah kita mempertahankan keikhlasan itu ?
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
ALLAHUAKBAR

KuasaNYA sungguh besar ,
tak sanggup kuberkata selain istighfar sebanyak-banyak nya, Rabbighfirli ..

لَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَٰنًۭا وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ
''....Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan DIA adalah sebaik-baik pelindung." (QS. Ali Imran : 173)

tatkala hati ku gundah , bermuram durja , gelisah tanpa rasa ..
kemudian ku gelar sajadah berkeluh kesah ,
air deras membasahi kain putih yg menyelimuti muka ku ,
IA hadir disetiap saat hembusan nafasku , tanpa syarat ..

hamba macam apa aku ?
tanpa Engkau aku siapa ?
siapa yang menolongku selain atas perintahMU?

Seminggu ini aku mencoba membaca Siroh Nabawiyah ,
baru saja beberapa bab kubaca ,
rasanya tak ada apa -apa nya perjuangan ibadah ku ..

mau kuapakan waktu sesingkat ini kalau aku tidak untuk mengabdi pada Engkau Rabb ,
mau ku kemanakan tubuh lemah ini kalau tidak untuk kuikuti sunnah mu Rasulullah ,


terimakasih banyak untuk pelajaran berharga hari ini dan kemarin ..
aku ingin jadi Hamba MU yang makin baik esok , lusa , dan seterusnya ..
dekap aku selalu saat aku mulai goyah RABB :"
Rinduku sangat teramat untuk bertemu Engkau ILLAHI RABBI dan Beliau  Muhammad SAW ..



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
'Hai mujahid muda
maju kehadapan
sibakkan penghalang
satukan tujuan
kibarkan panji Islam dalam satu barisan
Bersama berjuang kita junjung keadilan

Jangan bimbang ragu
Tetaplah melaju
Hapus bayang semu
Di lubuk hatimu
Bergerak kedepan bagai gelombang samudra
Lantakkan tirani runtuhkan angkara murka

Majulah wahai mujahid muda
Dalam satu cita tegak keadilan
Singkirkan batas satukan kata
Kebangkitan Islam telah datang'

Terbesit tiba tiba nasyid itu dalam perjalanan ku menuju rumah ..
teringat mereka yang berjuang untuk agamaNYA ..
sementara aku disini ? 

Perang Palestine -Israel bukanlah topik baru dalam kamus kehidupan ku ..
dari kecil aku sudah didik untuk bersimpati kepada saudara - saudara kami di Negeri yg menjadi kiblat pertama umat muslim ..
bahkan latar belakang nama ku merupakan kisah pedih kaum muslim di Herzegovina ,
air mata selalu keluar saat guru guru kami memberikan muhasabah tentang para mujahid mujahidah disana ..
aku terus menerus terenyuk saat diceritakan tentang zaman nabi dan mereka yg berjuang membela agama ALLAH ..
apakah aku sanggup menetapkan hatiku untuk ISLAM ketika aku berada dalam posisi mereka ?

Aku yakin JANJI ALLAH itu pasti ,  
akan sampai masa dimana umat muslim bersatu memerangi kaum yahudi dan mendapatkan kemenangan yang nyata ..


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِي مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.”


kisah gaza hari ini hanya segelintir kecil dari kisah-kisah dahulu maupun yang akan datan,
Doa dan dukungan kami akan selalu bersama kamu kawan MUJAHID MUDA !
tetap teguh dan bersabar dalam membela agama ALLAH ,
wangi harum syuhada mu akan menjadi motivasi kami untuk selalu terguh dijalanNYA..
ALLAHU AKBAR !



Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Continue ..

ini bab yang bikin gw mau merangkum isi buku ini ..
soal hawa nafsu ..
banyak kegalauan hidup soal ini , ini lah musuh terbesar di hidup gw .. 
perjuangan untuk melawan nya sungguh amat membutuhkan 
jiwa besar dan hati yang lapang 
butuh kedekatan yg ekstra dekat untuk mengalahkannya ..

"Yaa muqallibal qulub tsabbit qolbi a'laa dinik"
"Wahai dzat yang membolak-balikkan hati ,teguhkanlah hatiku dia atas agama-MU"

semoga dengan membaca dan meresapi bacaan ini , 
kita bisa lebih sanggup melawan hawa nafsu kita :)
enjoy the review ^_-

ü Saya Harus Mampu Mengalahkan Nafsu Saya
Dalam kehidupan, manusia terlibat pertikaian abadi dengan nafsu dirinya sampai berhasil menguasainya atau dikuasai olehnya. Atau, ia tetap berada dalam pertikaian dan mengalami kekalahan atau kemenangan secara bergiliran sampai kematian datang menjemputnya. Dalil nya : Asy-Syams: 7-10 . 

1. Dalam menghadapi hawa nafsu, manusia terbagi menjadi 3 kelompok.    
Kelompok pertama, mereka ialah yang dapat mengalahkan nafsunya. Mereka adalah
orang-orang yang maksum.

Kelompok kedua, orang yang dikuasai nafsunya. Akibatnya ia sangat berorientasi dunia dan
tunduk kepada materi. Golongan seperti ini dijelaskan oleh Allah dalam firman-NYA pada surah Al-Jatsiyah:23 

Kelompok ketiga, adalah orang yang berusaha keras mengontrol diri dan melawan
nafsunya.Mereka berbuat salah namun lekas bertaubat. Mereka berbuat maksiat, namuN
segera menyesal dan memohon ampunan. Dalilnya ada pada surah Ali Imran:135 
Orang-orang diatas disinyalir oleh Rasulullah saw. Dalam sabdanya : 
"setiap manusia banyak melakukan kesalahan , dan sebaik-baiknya orang yang melakukan
kesalahan adalah orang yg suka bertaubat' (h.r. Ahmad dan Tirmidzi) 

2.  Faktor-faktor yang menunjang keberhasilan melawan hawa nafsu

o   Hati , Seperti yang dinyatakan oleh Rasulullah saw.,

“Hati orang beriman begitu jernih. Di dalamnya ada lentera yang bercahaya indah. Sedangkan hati orang kafir berwarna hitam dan terbalik” (h.r. Ahmad dan Thabrani)
Al-Qur’an juga memberi gambaran hati orang-orang beriman pada surah Al-anfal:2 dan menggambarkan hati orang-orang kafir pada surah Al-Hajj:46 dan Muhammad: 24

o   Akal, yaitu akal yang dapat memandang dengan jernih paham, dapat membedakan hal yang baik, dan buruk. Dalilnya dalam surah Fathir: 28.

Rasulullah saw. Mensinyalir tingginya nilai nikmat Allah yang satu ini dalam sabdanya,
“Tidak ada makhluk yang diciptakan Allah yang lebih mulia dari akal.” (h.r. Tirmidzi)

Islam mendorong manusia agar menggali ilmu dan pengetahuan, serta memahami masalah-masalah agama. Semua ini disebabkan karena ilmu memiliki nilai dan kesan yang sangat signifikan dalam memperkokoh kedudukan iman di dalam diri manusia, juga dalam memperkenalkan pada rahasia-rahasia penciptaan alam raya ini. Dalil terkait akal ada pada surah An-Nur: 40 . Cahaya akal tidak bisa dipadamkan kecuali oleh maksiat, sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
“Jika bukan karena setan-setan itu meliputi hati manusia, maka sebenarnyamereka dapat melihat tanda-tanda keagungan Allah di langit dan bumi”(h.r.Ahmad) 

3. Bentuk-bentuk kekalahan dalam melawan nafsu
Ketika hati manusia mati atau keras, dan kettika cahaya akal manusia padam. Perlawanan dan kekebalan jiwa manusia rapuh, maka setan menjadi qarin (pendamping setia)  baginya

ۚ اللَّهِ ذِكْرَ فَأَنْسَاهُمْ الشَّيْطَانُ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ
“Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah ..”(Al-Mujadilah: 19)
Setan membuatnya ragu dalam setiap permasalahan hidupnya untuk menghalang-halangi dari jalan Allah. Dalil nya pada surah Al-Hasyr: 16. 

4. Cara-cara membentengi diri dari godaan setan
o   Tamak dan berprasangka buruk. Keduanya aku lawan dengan qanaah dan percaya.
o   Cinta dunia dan angan-angan. Keduanya aku lawan dengan rasa takut dan kematian yang datang tiba-tiba.
o   Suka santai dan mencari kesenangan. Keduanya aku lawan dengan keyakinan nikmat akan sirna dan timbangan yang buruk ketika menghadap Allah.
o   Ujub (membanggakan diri). Aku melawannya dengan yakin akan anugerah Allah dan takut menerima akibat yang buruk.
o   Menganggap rendah dan tidak menghormati orang lain. Keduanya aku lawan dengan mengenali hak dan kehormatan mereka.
o   Hasad (dengki). Aku melawannya dengan qana’ah dan ridha dengan nasib setiap makhluk yang telah ditentukan oleh Allah.
o   Riya’ dan mengharapkan pujian dari orang lain. Keduanya aku lawan dengan ikhlas.
o   Kikir. Aku melawannya dengan keyakinan bahwa semua yang ada di tangan manusia akan sirna, sedangkan apa yang ada di sisi Allah akan kekal abadi.
o   Sombong. Aku melawannya dengan rendah hati (tawadhu’)
o   Tamak dengan dunia. Aku melawannya dengan keyakinan apa yang ada di sisi Allah dan zuhud terhadap aoa yang dimiliki oleh manusia.
Sarana lain yang sangat ditekankan dalam islam untuk membentengi diri dari segala godaan dan tipu daya iblis adalah mengingat Allah (zikir), membaca Al-Qur’an,dan Istighfar . Dalilnya dalam surah Al-A’raf: 201
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Menata Hati 
Menata Sikap 
Menata Kalimat 

Coba kukutip beberapa kata  yang kurangkum dari sebuah buku ,
buku yang tak akan ku ketahui jika aku tidak disuruh untuk membaca nya .. haha
berjudul Apa bentuk Komitmen saya kepada Islam ? 
tidak terlalu berat bacaannya , tapi memberi ku banyak pelajaran ..

ini lah rangkuman ku dan beberapa opiniku ..

ü Saya Harus Mengislamkan Keluarga dan Rumah Tangga Saya
               
 Seseorang yang memeluk islam tidak cukup menjadi muslim sendirian tanpa menghiraukan keadaan sekitar . saat ia beriman dan berbuat baik adalah ketika ia memiliki kepedulian  kepada orang lain , mau berdakwah , memberi nasihat , dan perhatian kepadanya. Sebagaimana telah diungkapkan Rasulullah saw :

“Barangsiapa yang menghabiskan malamnya tan[a menaruh perhatian terhadap urusan kaum muslimin, maka dia bukan dari golongan mereka.”
          
  Bedasarkan prinsip diatas , langkah konkret pertama yang harus ditempuh adalah membangun keluarga sendiri terlebih dahulu menjadi keluarga muslim . Inilah cara yang ditempuh oleh Rasulullah saw. Ketika memulai dakwahnya :
 فَلا تَدْعُ مَعَ اللهِ إِلٰهاً آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبينَ . وَ أَنْذِرْ عَشيرَتَكَ الْأَقْرَبينَ . وَ اخْفِضْ جَناحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنينَ.
“Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat. Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. (Asy-Syu’ara: 213-215)
Kewajiban pertama yang harus dipikul oleh seorang muslim, setelah kewajiban terhadap diri sendiri adalah bertanggung jawab atas keluarga, rumah, dan anak-anaknya. Dalilnya adalah firman Allah swt. Di surah At-thamrin: 6 .

1. Tanggung jawab atas pernikahan .
o   Pernikahan harus didasari niat karena Allah. Diantara tujuan pernikahan adalah menjaga pandangan, kemaluan , dan bertakwa kepada Allah. Mengenai hal ini Rasulullah bersabda ,
“Tiga Golongan yang pasti mendapat pertolongan Allah: orang yang berjihad di jalan Allah, hamba sahaya yang terikat perjanjian yang ingin menyelesaikan tebusan dirinya, dan orang yang menikah karena ingin menjaga kesucian” (h.r. Tirmidzi)

“Orang yang menikah berarti telah menyempurnakan setengah agamanya, maka hendaknya dia bertakwa kepada Allah untuk menjaga setengah agamanya yg lain” (h.r. Thabrani)

o   Selektif dalam menjatuhkan pilihan kepada wanita yang akan dipersunting sebagai pendamping hidup hidup dan teman perjalanan di dunia.
o   Memilih Calon istri yang memiliki akhlak yang baik dan shalihah, meskipun kurang dalam segi harta dan kecantikannya.
o   Menjaga diri dari murka dan balasan dari Allah swt., Rasulullah bersabda ,
“Barang siapa yg menikahi wanita krn memandang kemuliaannya, maka Alloh akan  membuatnya semakin lemah. Barangsiapa menikahi wanita karena memandang hartanya, maka Alloh akan  membuatnya semakin miskin. Barangsiapa menikahi wanita karena ia berasal dr keluarga terhormat, maka Alloh akan  membuatnya semakin terhina. Dan Barangsiapa menikahi wanita karena benar2 ingn menjaga pandangan dan memelihara kemaluan, atau menyambung tali silaturrahmi, maka Alloh akan  membuat wanita itu sbg berkah baginya dan membuatnya menjadi berkah bg wanita itu." (HR.Thabrani)

2. Tanggung jawab setelah menikah
Banyak tanggung jawab baru yang harus ditunaikan setelah menikah , antara lain :
o   Berbuat baik kepada istri dan mempergaulinya dengan cara baik pula supaya terbangun kepercayaan diantara keduanya, sebagaimana dinyatakan oleh Rasulullah saw.,
“Orang yang paling sempurna adalah yang paling baik perangainya dan paling lembut terhadap istrinya.” (h.r. Tirmidzi)

o   Hubungan keduanya menjalankan ibadah bersama-sama , kemudian ada kesempatan-kesempatan tertentu yang digunakan untuk bermanja dan bermain. Mengenai hubungan ibadah, Allah swt. Berfirman dalam surah Thahaa:132 dan surah Maryam:55
Dalam hal bermanja, bersantai ,dan saling membantu Rasulullah juga sering mencontohkan hal-hal yang ia lakukan kepada istrinya dalam berumah tangga.
o   Suatu hubungan tidak boleh mengorbankan islam atau dalam hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Dalam sebuah hadits Rasullulah saw. bersabda,
“Tidak ada seorang lelaki yang tunduk kepada keinginan nafsu wanita, kecuali Allah akan menjerumuskannya ke dalam neraka.”

3. Tanggung jawab suami-istri dalam mendidik anak
Pada dasarnya, hasil yang ingin dicapai dari lahirnya sebuah keluarga muslim adalah melahirkan keturunan yang shalih ,
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa”(QS. Al Furqon:74)

Setiap bayi terlahir dengan fitrah . Individu yang baik berasal dari lingkungan yang baik juga. Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah.,
“Setiap bayi terlahir berada dalam keadaan fitrah, maka kedua orangtua nya lah yang membuatnya menjadi seorang yahudi, nasrani, atau majusi.” (Muttafaq’alaih)
Rasulullah saw. bersabda ,
“Apabila manusia meninggal, maka seluruh amalnya terputus, kecuali 3 perkara : sedekah yang pahalanya tetap mengalir, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang selalu mendoakannya.”

kenapa bahasannya berat  yaa, bukan mau bahas ini tapi karena ditugaskan merangkum ini ya mau gak mau jadi belajar .. hehe
belajar YAKIN dan lebih YAKIN lagi , Allah pasti akan memberi Imam terbaik untukku ..
gak perlu takut , di "sana" sudah ada tulisan 'aku dan dia'
sekarang tinggal berusaha jadi wanita yang disebutkan diatas , agar Imam terbaikku tidak susah dan cepat menemukanku ..

Aku ingin menyempurnakan agamaNYA bersama kesayangan ku .. sungguh
membangun pondasi pondasi yang kokoh untuk jadi istana di SyurgaNYA
bersama para mujahid mujahidah cilikku nanti , aku hias istana itu jadi istana penuh berkah 
Semoga Allah mengabulkan doa ku .. amin ya rabb 

 to be Continued ...


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

The Author

The Author
Salam. I'am Hilma Herzegovina who try to be meaningful for other. Welcome to my blog and i'ts happy to sharing with you ^^

IHBLOGGER

IHBLOGGER

Follow Us

  • facebook
  • instagram
  • youtube

Arsip Blog

  • ▼  2018 (2)
    • ▼  Oktober (1)
      • Rindu
    • ►  Juni (1)
  • ►  2017 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2015 (8)
    • ►  November (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (7)
    • ►  Desember (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2013 (11)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (6)
  • ►  2012 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
  • ►  2011 (16)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2009 (33)
    • ►  Desember (9)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (8)
  • ►  2008 (1)
    • ►  Desember (1)

Popular Posts

  • saya sayang kalian :) selamanya ...
    alohaaa semuanya (semua ?? mang siapa yang mau liat blog w yak .. ) baru ngeblog lagi ni w .. padahal dari kemaren liat blog terus ..tapi b...
  • dear my friends
    Ketik di sini : w sediiih !!!! wina wate uli gak mau belajar bareng !! hhuuuuu tapi w seneng juga. hhe ktemu sahabat w si dillah .. w c...
  • Musuh Besar
    Continue .. ini bab yang bikin gw mau merangkum isi buku ini .. soal hawa nafsu .. banyak kegalauan hidup soal ini , ini lah mus...
  • L O V e ?
    GOOD BOY only FOR GOOD GIRL ?? iyakaaah ?? is it mean that SMART BOY ONLY FOR SMART GIRL ?? udah baca buku motivasi tetep aja kepikiran h...
Diberdayakan oleh Blogger.

Total View Page

free counter

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates